Your browser does not support JavaScript!
臺灣文化學系
Department of Taiwan and Regional Studies National Dong Hwa University
繁體
Tentang Kita

1.Kata Pengantar


Pada bulan Agustus 1999, Institut Perguruan Tinggi Nasional Hualien membentuk Institut Lulusan Kajian Lokal, yang mana mendapatkan peringkat kedua dalam pendidikan tingkat nasional dengan mendalami bidang Sejarah dan Geografi Taiwan. Pada bulan Agustus 2005, mengikuti perubahan transformasi perguruan tinggi menjadi Universitas Pendidikan Nasional Hualien, Institut Lulusan Kajian Lokal berubah menjadi Jurusan Studi Lokal dengan tidak hanya menampilkan Program Master (S2), tetapi juga Program Sarjana (S1) dengan menggabungkan Divisi Program [Sarjana] Sejarah & Geografi pada Jurusan Pendidikan Sosial; program musim panas bagi tingkat Master diimplementasikan pada tahun 2006. Pada bulan Agustus 2008, Universitas Pendidikan Nasional Hualien telah secara resmi bergabung dengan Universitas Nasional Dong Hwa; program musim panas bagi tingkat Master menjadi program paruh waktu pada tahun 2009.

Pada bulan Agustus 2010, dalam rangka untuk menanggapi pasca-penggabungan penjajaran sumber daya akademik, dan pengaturan kembali jadwal kuliah dan spesialisasi, Jurusan Studi Lokal berganti nama menjadi Jurusan Taiwan dan Studi Regional (selanjutnya mengarah kepada nama Jurusan) dengan menampilkan program Sarjana dan Master dalam purna waktu, dan program Master dalam paruh waktu. Jurusan ini merupakan jurusan pertama yang memberikan fasilitas program spesifik Sarjana.


2.Penekanan dan Arah untuk Perkembangan

Jurusan menekankan untuk menguasai mata pelajaran, teori, dan metode penelitian khususnya mengarah kepada “Kajian Taiwan”. Tidak hanya berawal dari isi dan perbedaan karakter dari Kajian Taiwan, tetapi juga memperoleh pemahaman tertentu dari ilmu yang berdekatan, Jurusan bermaksud untuk mencapai tujuan berikut:

(1) Penggabungan antara Studi Taiwan dan penelitian regional;
(2) Kemampuan untuk menggabungkan bidang penelitian dan tinjauan literatur;
(3) Kemampuan penerapan pengetahuan dan informasi digital untuk mempopulerkan budaya lokal dan melakukan lintas-bidang penelitian.

Mengingat salah satu contoh masalah pada perubahan regional, globalisasi dan lokalisasi, diangkat semasa beberapa dekade lalu, politik negara dan batasan administratif dibentuk oleh beberapa negara bagian pada abad ke-19, dan pembatasan pada bidang mengajar, penelitian, dan pengertian umum, dunia pendidikan telah melakukan beberapa kali diskusi tentang glolokalisasi dan de-regionalisasi berharap untuk perubahan melalui konsep konvensional yang didasari pada beberapa negara bagian dan yurisdiksi administratif. Gagasan tentang “Masyarakat Teritorial”, “Studi Lokal”, dan “Area Budaya” dibentuk dalam beberapa tahun ini dari lintas-bidang penelitian menjadi beberapa contoh yang bagus, dan juga dasar yang sangat baik untuk penggabungan Studi Taiwan dengan penelitian regional.

Walaupun Studi Taiwan merupakan bidang baru dalam penelitian-bijak, kekayaan dari literatur yang berkaitan melalui waktu dan ruang – melalui beratus-ratus tahun yang lalu dan luasnya pulau – dan jalan masuk yang mudah, melengkapi kemungkinan metode penelitian dengan kedua aspek untuk ditangani, yaitu bidang investigasi, dan tinjauan literatur. Demikian juga kemampuan Jurusan yang berkaitan untuk menggunakan kedua aspek sebagai salah satu kunci dalam perkembangannya.


Kunci perkembangan lainnya, sejauh bidang penelitian baru yang bersangkutan bangkit, merupakan aplikasi penggabungan dari Studi Taiwan dan Ilmu Digital; untuk menjadi lebih spesifik, pengajaran dan popularisasi dari Studi Taiwan, dan lingkup awal yang mana dapat meliputi nilai tambahan pada arsip digital, penggabungan multimedia, aplikasi dari Sistem Informasi Geografi (GIS), dll., dan juga menekankan pada pembuatan isi dan beberapa teknik yang berlaku untuk ke berbagai bidang yang lebih besar termasuk pendidikan, penelitian, industri, dan komunikasi sosial hanya untuk beberapa nama. Dengan menggabungkan pemakaian teori dan applikasi teknis, disamping untuk membuat topik baru untuk pengajaran dan penelitian, juga diharapkan untuk membina bakat yang sanggup mempekerjakan pengetahuan dan kemampuan dari informasi digital untuk mempopulerkan budaya lokal dan mengadakan penelitian lintas-bidang.

3.Jenis Gelar 
Sarjana Sosial (S1)
Master of Arts (M.A.) (S2)